Resume PKKMB Day-2


MATERI I

Pemateri: Ainun Najib
Tema: Perguruan Tinggi di Era Digital dan Revolusi Industri

    Kuadran era AI, untuk membantu kita bagaimana kita bisa mengantisipasi dan beradaptasi di era AI, kuadran sampai detik ini masih terus akurat dan sepertinya bisa jadi pegangan untuk jangka panjang apa itu argumen. Karena, AI memang cerdas tapi tidak cerdik, AI tidak bisa berfikir strategis sehingga AI tidak mungkin bisa menggantikan manusia.

Ada dua hal yang tidak akan bisa tergantikan oleh AI:
  1. Kreatifitas, kemampuan berfikir kreatif, kemampuan menciptakan sesuatu yang baru yang belum ada sebelumnya
  2. Empati, rasa kemanusiaan/compassion empaty
5 prinsip dalam menggunakan AI:
  1. Adab: Akhlak digital dalam bertanya
  2. Akses: Teknologi harus memudahkan, bukan meminggirkan
  3. Amanah data: Jaga data pribadi meminimalkan PII
  4. Akurasi: Verifikasi sumber, terutama dunia kesehatan
  5. Akuntabilitas: Catat dimana AI mambantu dan batasnya

MATERI V

Pemateri: Dr. Nurul Ghufron, S.H., M.H. 
Tema: Generasi Muda Berintegritas Anti Korupsi

    Korupsi ialah menggunakan fasilitas, kewenangan, keuangan rakyat untuk kepentingan pribadi, keluarga, kelompok,parpol nya. Asumsi bagi koruptor jabatan, kekuasaan dan keuangan negara adalah kesempatan untuk sewenang-wenang. Asumsi bagi rekan, saudara dan kawan yang menjabat adalah pintu untuk mendapat pengutamaan. Minta bantuan terdistorsi minta didahulukan, minta untuk tidak laksanakan aturan atau bahkan dilanggar.

Korupsi Versi Mahasiswa
  1. Terlambat
  2. Mencontek
  3. Gratifikasi ke dosen
  4. Plagiat
Strategi pemberantasan korupsi:
  • Penindakan: takut korupsi
  • Perbaikan sistem: Tidak bisa korupsi
  • Edukasi dan kampanye: Tidak mau korupsi
  • Peran serta masyarakat: Tidak mau korupsi
Kenali korupsi agar dapat menghindar:
  1. Kerugian keuangan negara
  2. Suap menyuap
  3. Penggelapan dalam jabatan
  4. Pemerasan
  5. Perbuatan curang
  6. Konflik kepentingan dalam pengadaan
9 Nilai anti korupsi:
  1. Jujur
  2. Peduli
  3. Mandiri
  4. Disiplin
  5. Tanggung jawab
  6. Adil
  7. Berani
  8. Sederhana
  9. Kerja keras
Korupsi berakar dari cinta dunia seperti dalam sabda Rasulullah "cinta dunia adalah pangkal semua keburukan", kegelapan terjadi akibat dari terlalu cinta manusia kepada kehidupan dunia dan cahaya yang menghilangkannya adalah taqwa.


MATERI VI

Pemateri: KH Ma'ruf Khozi
Tema: Mahasiswa UNUSA sebagai generasi Aswaja AnNahdliyah

    Ahlussunnah Wal-Jamah merupakan istilah yang terbentuk dari 3 komponen, 1). Ahlun: pengikut, 2). Al-sunnah, 3). Al-jamah.
  • Sunah artinya: Jalan 
  • Secara Syar'i: Jalan yang diridhai Allah yang menjadi pijakan dalam agama, dan telah ditempuh oleh Rasulullah atau orang yang menjadi panutan dalam agama seperti sahabat.
Ahlussunnah Menurut:
  1. Akidah (Iman): Asy'ari, Maturidi
  2. Fikih (Islam): Hanafi, Maliki, Syafii, Hambali 
  3. Akhlak (Tasdawuf): Al-junaid, Al-Ghazali
Pola Pikir dan Sikap NU:
  • Fikrah tawassuthiyyah (pola pikir moderat)
  • Fikrah Tasamuhiyyah (pola pikir toleransi)
Tanda Orang NU:
  1. Qunut Subuh
  2. Membaca yasin malam jumat
  3. Ngaji di makam/ ziarah kubur
  4. Mengangkat tangan saat berada di makam
  5. Suka bersholawat
  6. Tahlilan
  7. Berkatan
  8. Zikir pemakaman

MATERI  VII

Pemateri: Muslikha Nourma Rhomadhoni, S.KM., M.Kes.
Tema: Pengenalan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) di Perguruan Tinggi

    Latar Belakang: 
  • Target Indonesia emas 2045 adalah menjadi negara maju, berdaya saing global, berkelanjutan dan sejahtera.
  • Untuk mewujudkannya, penerapan aspek K3L mempunyai peranan penting
  • Pembangunan yang cepat sering berdampak pada keselamatan kerja dan keselamatan lingkungan
  • Sehingga penerapan K3 Lingkungan haruss menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan
Tujuan penerapan K3L
  1. Mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja
  2. Melindungi lingkungan dari pencemaran dan kerusakan
  3. Meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pekerja
  4. Mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)
  5. Menjadi pilar pembangunan manuju Indonesia Emas 2045
Prinsip Penerapan K3 Lingkungan:
  • Pencegahan lebih baik daripada penanggulangan
  • Kepatuhan regulasi
  • Innovasi teknologi hijau dan ramah lingkuangan
  • Penguatan budaya keselamatan dan keberlanjutan
  • Partisipasi semua pihak
Strategi K3 Lingkungan Menuju Indonesia Emas:
  • Pendidikan dan pelatihan
  • Penguatan regulasi
  • Green industri
  • Digitalisasi K3L
  • Budaya keselamatan
Mengenali Potensi Bahaya dan Kendalikan Resiko:
  • Definisi: Segala sesuatu yang berkemungkinan menimbulkan  karugian, cedera, penyakit kerusakan, atau dampak negatif lainnya apabila tidak dikendalikan. Sumber resiko yang bisa menyebabkan kecelakaan atau kerusakan bila terjadi kontak dengan manusia, lingkungan, aset.
Cara ppengendaliannya:
  • Lakukan prinsip 5R
    • Ringkas
    • Rapi
    • Resik
    • Rawat
    • Rajin, atau
  • 5S dalan bahasa Jepang, yaitu
    • Seiri
    • Seiton
    • Selsa
    • Seiketsu
    • Shitsuke

MATERI VIII

Pemateri: Dimas Chairullah, S.Sos
Tema: Pengenalan Nilai Budaya dan Etika Kehidupan Kampus, Tata Krama dan Norma Kehidupan Kampus, Terampil Serta Bijak dalam Berkomunikasi Melalui Media Sosial.

    Judul: Kunci Menjadi Netizen Yang Cerdas
(Salah Jurusan Bukan Berarti Salah Masa Depan)

Pikirkan dampaknya (Jejak digital itu permanen)
Jaga Priivari(Jangan senbarangan unggah data)
Saring sebelum sharing (Lawan hoaks)
Be Positif (Jadilah netizen yang santun)
Kendalikan diri (Atur waktu layar) 
  • Media sosial, pedang bermata dua: Bisa jadi alat untuk belajar, berkarya, dan terhubung, tapi juga bisa jadi sumber masalah
  • Dampak ke diri sendiri: Pengaruh terhadap mental, privasi, dan reputasi.
  • Dampak ke orang lain: Penyebaran hoaks, hate speech, dan perundungan siber.
Jejak digital ada, tapi tidak terlihat, maka dari itu, dapat dicegah dengan:
  1. Jangan unggah data pribadi, hindari membagikan alamat rumah, nomor telepon atau data penting
  2. Pintar mengatur pengaturan privasi
  3. Hati hati dengan informasi lokasi
  4. Waspada phisting dan penipuan
Jadikan media sosial jadi alat yang hebat, dengan:
  1. Akses ilmu, ikuti akun akun edukatif (sejarah, sains, public speaking)
  2. Bangun jaringan, terhubung dengan para profesional atau komunikasi yang relevan dengan minat anda
  3. Berkarya: Tampilkan bakat dan hobi anda, baik dengan bentuk tulisan, video, atau foto.
  4. Sebarkan kebaikan, Bagikan informasi yang bermanfaat dan menginspirasi
  5. Batasi waktu penggunaan, tentukan jam jam tertentu untuk tidak memegang ponsel
  6. Digital Detox, lakukan puasa media sosial sesekali, misal 1-2 hari.
  7. Fokus pada  dunia nyata, jangan biarkan media sosial mengganggu bersama keluarga dan teman.
  8. Gunakan aplikasi kontrol, manfaatkan vitur kontrol waktu di ponsel anda.

MATERI IX

Pemateri: Achmad Syafiuddin, S.Si., M.Phil., Ph.D
Tema: Pengembangan Karakter Mahasiswa: Antiplagiarism

     Plagiarusme adalah tindakan pencibrakan yang melanggar hak cipta, merampas karya orang lain dianggap menjadi milik sendiri, kemudian plagiarisme itu bisa terjadi dengan beberapa alasan,salah satunya karena kurangnya pengetahuan.

How does plagiarism happen?
  1. Lack og knowledge about plagiarism
  2. Accidentally copying a work
  3. Forgetting to cite a source
  4. A false belief that no one will catch them
  5. Fear of failing
  6. Desire to excel among peers
  7. No interest in academic work and just taking that as assighment 
Tanggungjawab mahasiswa:
  • Tanggungjawab akademik, melakukan semua pekerjaan akademik secara jujur dan orisinal, tanpa melakukan kecurangan atau plagiarisme
  • Tanggungjawab sosial, Melalui kegiatan sosial, kemanusiaan, atau advokasi, mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat
  • Tanggungjawab lingkungan, menerapkan prilaku ramah lingkungan, seperti menghemat energi dan berkontribusi dalam kampanye berkelanjutan
  • Tanggungjawab diri sendiri, terus belajar, mengembangkan keterampilan baru, dan mengikuti perkembangan zaman untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

yang harus dipersiapkan UNUSA:
  1. UKM Penalaran dan Karya Tulis Ilmiah
  2. Mk Penulisan Ilmiah
  3. UKM Jurnalistik
  4. Program kreativitas mahasiswa

MATERI X

Pemateri: Munirul Huda, S.Kom
Tema: Sosialisasi Learning Management System dan Sistem Informasi Manajemen (SIM) untuk Kesiapan Pendidikan Berbasis Digital di UNUSA

    E-sorogan adalah platfrom digital resmi milik UNUSA. Namanya terinspirasi dari tradisi SOROGAN di pondok pesantren, dimana santri maju satu persatu kepada kiai. Artinya, meski online interaksi antara dosen dan mahasiswa tetap personal dan mendalam. E sorogan penting karena kita menggunakan aplikasi ini untuk perkuliahan.

Alasan e-Sorogan penting karena:
  1. Akses mudah, kita bisa mengoperasikan dari berbagai macam media dengan menggunakan handphone
  2. Terintegrasi, e-Sorogan terhubung langsung dengan SIM akademik terutama Presensi Perkuliahan.
Fitur Utama e-Sorogan:
  • Jadwal dan materi kuliah
  • Perkuliahan Offlibe/Online
  • Link Synehrenous
  • Penugasan
  • Forum Diskusi
  • Sistem Presensi otomatis
Kesiapan infrastruktur:
  • Google education
  • Pembayaran
  • Seamless Login
  • WIFI
  • Sistem Informasi orangtua
Learning Management System atau e-Serogan adalah platform pembelajaran digital resmi milik UNUSA.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume PKKMB Day 1

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan: Transformasi digital dalam pendidikan